Telepon Desa Onlin

0877 - 7474 - 6888

Telepon Desa Online

0877-7474-6888

Pengertian Desa Swadaya, Swakarya, dan Swasembada, Beserta Ciri-ciri dan Contohnya

Desa adalah entitas pemukiman yang memiliki ciri khas dan budaya tersendiri. Desa merupakan istilah yang biasanya digunakan untuk menggambarkan suatu pemukiman yang terletak di daerah terpencil.
Biasanya, desa terdiri dari sejumlah rumah, fasilitas umum, dan lahan pertanian atau peternakan. Desa adalah tempat tinggal bagi sekelompok masyarakat yang hidup secara berdampingan, dan mereka sering memiliki kehidupan yang sangat tergantung pada sumber daya alam dan pertanian setempat. Di seluruh dunia, terdapat berbagai jenis desa yang berkembang sesuai dengan keadaan geografis, budaya, dan sejarah setempat.

Menurut Yoga Ariwibowo dkk dalam buku Fakta dan Konsep Geografi SMA Kelas XII, jenis-jenis desa dapat diklasifikasikan berdasarkan perkembangan masyarakatnya. Klasifikasi tersebut meliputi desa swadaya, swakarya, dan swasembada.

Berikut penjelasan lebih lanjut tentang desa swadaya, desa swakarya dan desa swasembada:

Desa Swadaya
Definisi desa swadaya adalah jenis desa dimana masyarakatnya memiliki otonomi tinggi dalam mengatur dan mengelola kehidupan sehari-hari mereka. Masyarakat desa swadaya cenderung mengandalkan sumber daya lokal dan kemampuan sendiri untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Ciri-ciri Desa Swadaya
Adapun ciri-ciri desa swadaya adalah:

  • Penduduk desa jumlahnya jarang atau sedikit
  • Masyarakatnya berpendidikan rendah
  • Lokasi terletak di perbukitan kecil dan gunung
  • Administrasi desa belum berjalan dengan baik
  • Hidup masyarakatnya masih bergantung dari alam
  • Masyarakat tertutup dan terikat dengan budaya adat
  • Mayoritas masyarakat melakukan kegiatan bertani
  • Memiliki lembaga-lembaga sosial yang sederhana, seperti keluarga

Contoh dari Bentuk Desa Swadaya

  • Desa Suku Anak Jambi
  • Desa Suku Baduy.

Desa Swakarya
Desa swakarya adalah jenis desa di mana masyarakatnya memiliki semangat kerjasama yang tinggi. Mereka bekerja sama dalam berbagai proyek dan kegiatan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

Desa swakarya sudah lebih maju dari desa swadaya. Proses produksi yang dilakukan oleh desa swakarya sudah bisa digunakan untuk di jual ke daerah-daerah lainnya. Dan hasil penjualannya, digunakan oleh mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Ciri-ciri Desa Swakarya
Adapun ciri-ciri desa swakarya menurut Bailah dalam bukunya yang berjudul Pengelolaan Administrasi Penduduk Desa di antaranya:

  • Adat istiadat yang sudah tidak terlalu mengikat secara penuh
  • Mulai menggunakan peralatan teknologi
  • Memiliki perekonomian, sarana pendidikan, dan prasarana yang mulai beragam lapangan pekerjaan mulai beragam
  • Taraf hidup masyarakat mulai meningkat
  • Administrasi desa sudah mulai berjalan
  • Memiliki hubungan dengan daerah sekitarnya

Desa Swasembada
Desa swasembada adalah jenis desa di mana masyarakatnya dapat memenuhi sebagian besar, jika tidak semua, setidaknya kebutuhan mereka sendiri. Masyarakat desa swasembada sudah mampu memanfaatkan dan mengembangkan potensi desa secara optimal. Mereka tidak bergantung secara signifikan pada pasokan dari luar desa untuk makanan, air, energi, dan barang-barang penting lainnya.

Adapun ciri-ciri desa swasembada menurut buku Ekonomi Pembangunan Regional dan Perkotaan yang ditulis oleh Dr. Muhammad Syafi’i, S.E., S.Pd., M.Si. diantaranya:

  • Tingkat pendidikan yang sudah tinggi, hampir seluruh masyarakatnya mampu menempuh pendidikan dasar
  • Letak desa di ibu kota kecamatan
  • Tingkat perekonomiannya maju
  • Memberikan banyak pekerjaan di bidang jasa
  • Mata pencahariannya pun sudah beragam
  • Alat-alat teknis yang digunakan lebih modern
  • Fasilitas desa lengkap
  • Terdapat lembaga sosial untuk bidang ekonomi, kebudayaan, transportasi dan logistik

Contoh dari desa swasembada adalah Desa Hanura di Provinsi Lampung, Desa Selo di Jawa Tengah, dan Desa Pariangan di Sumatera Barat.

Demikian penjelasan dari 3 jenis desa yaitu desa swadaya, swakarya, dan swasembada. Lengkap dengan ciri-ciri dan contohnya.

Source : detik.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shopping Cart
Open chat
1
Scan the code
Ada yang bisa kami bantu?